-->

Header Menu

Sigid: Mana Dukungan Gubernur Ridwan Kamil untuk Honorer 35 Tahun ke Atas? Diangkat Menjadi ASN

Rekrutmen PPPK 2021 atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja masih jadi polemik. Pasalnya, sampai saat ini kuota satu juta guru belum juga terpenuhi.


Ketua forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Nonkategori Usia 35 Tahun ke Atas (GTKHNK 35+) Provinsi Jawa Barat Sigid Purwo Nugroho mengatakan pemerintah masih punya pekerjaan rumah (PR) terkait rekrutmen guru PPPK 2021. 

"Pemerintah pusat punya banyak PR supaya kuota satu juta PPPK 2021 terpenuhi, karena baru terisi 50 persen lebih sedikit," kata Sigid kepada JPNN.com, Rabu (28/4). 

Di sisi lain, Sigit menyebut pemda masih belum berani mengusulkan formasi PPPK walaupun Kementerian Keuangan telah melayangkan surat tentang kejelasan alokasi gaji dan tunjangan guru PPPK. Atas kondisi tersebut, Sigid menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebaiknya segera menerbitkan Keppres yang mengakomodir GTKHNK 35+ di sekolah negeri semua jenjang agar segera diangkat menjadi PNS. "Kenapa giliran GTKHNK 35 plus menuntut Keppres PNS disebut melanggar Undang-undang," ketus Sigid. 

Dia berpendapat bahwa Presiden Jokowi bisa menerbitkan Keppres PNS untuk menjalankan amanah konstitusi. Salah satu landasan yuridisnya yaitu Pasal 23 Ayat (3) Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017. Honorer dan aktivis pendidikan asal Kabupaten Kuningan itu menambahkan, sebagian besar kepala daerah di Jabar telah melayangkan surat permohonan Keppres PNS GTKHNK 35+.

Baca Juga :  SIMAK BAIK BAIK. Guru Agama Honorer Minta Seleksi PPPK 2021 Tanpa Tes

Baca Juga :  BERSYUKUR LULUS PPPK Ijzah Yang Linier ,PermenPAN-RB No.72 Tahun 2020, Gaji Golongan PPPK Berdasarkan Ijazah Masa Kerja 0 th Golongan PPPK

Baca Juga : KABAR BAIK Guru Honorer Di Seluruh Indonesia, GURU HONORER Usia 35+ Diangkat PNS TANPA TES, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf SEPAKAT Simak DISINI

Selain itu juga menyampaikan tuntutan pemberian gaji sesuai UMK dari APBN yang dibayarkan dengan sistem bulanan bagi GTK usia 35 tahun ke bawah. 

Namun, dia menyayangkan masih ada kepala daerah di Jabar yang belum memberikan rekomendasi, salah satunya Gubernur Ridwan Kamil. 

"Kapan Pak (Ridwan Kamil, red), dukung perjuangan kami?" ujar Sigid mempertanyakan. Dia memerinci kepala daerah di Jabar yang belum memberikan dukungan dan melayangkan surat kepada presiden. 

Selain gubernur Jabar, ada wali kota Bandung, wali kota Cimahi, wali kota Depok, wali kota Cirebon, wali kota Sukabumi, bupati Bogor, bupati Bekasi dan bupati Purwakarta. 

Baca Juga : Program Mas Nadiem Ini Berhasil Menarik Puluhan Ribu Guru PNS dan Honorer

Baca Juga : KABAR TERBARU! CEK SKTP Tunjangan Profesi Guru Sudah Terbit , Pencairan Triwulan  1 Cair Pekan Depan, Termasuk Desember 2020 ALHAMDULILAH 

Baca Juga :  Alhamdulillah, Tinggal Mengitung Hari ! Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahap 1 Tahun 2021 Cair, Ini Jadwal Lengkap Dari Menkeu , Cek DISINI

"Kami sangat memohon agar setiap kepala daerah mendukung upaya Panja Pengangkatan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer menjadi ASN Komisi X DPR RI, serta mendukung aspirasi GTKHNK 35+," pungkas Sigit. (esy/jpnn)

Sumber : jpnn

0 Response to " Sigid: Mana Dukungan Gubernur Ridwan Kamil untuk Honorer 35 Tahun ke Atas? Diangkat Menjadi ASN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel